Bersinggah di bawah kaki Gunung Ciremai
Perjalanan berawal ketika aku baru lulus
sekolah menengah kejuruan atau setara dengan sekolah menengah atas (SMA),
disitulah aku di terpa dengan banyak dilema ,harus kemanakah aku melanjutkan
pendidikan, karena bagi keluarga ku pendidikan itu adalah suatu hal yang sangat
penting. Terlepas dari itu aku seorang anak
sulung yang di tuntut menjadi figur kesuksesan bagi adik adik tentunya aku
harus betul betul memperhatikan masa depan yang gemilang.
Mempunyai niat untuk berkuliah di timur tengah
adalah sebuah impianku dari dulu ,khususnya di Mesir ,negeri dimana para nabi
di utus, negeri yang menyimpan khazanah keislaman yang luar biasa, hingga saat
itu aku mencari-cari informasi tentang nya, dan sudah siap menempuh ke step
selanjutnya. Namun ketika di tengah jalan , Allah mempunyai rencana yang lain
,dan tentunya rencana nya lebih baik dan lebih indah . Hingga akhir nya aku
bisa menginjakan kaki di tanah Al-Multazam ini yang tempat nya dekat dengan
kaki gunung Ciremai yang merupakan paku bumi yang paling tinggi di jawa barat.
Suatu tempat yang belum sama sekali aku singgahi namun akhirnnya
bisa menetap tenang dengan penuh
kenangan. Tempat nya kecil tapi jiwaku seakan menjadi besar ketika berlabuh di
tempat itu, tergambar segala harapan, terukir segala impian, dan tecipta segala
cita cita. Karena aku yakin , Almamater ini akan menjadi Washilah demi terwujud nya
segala yang di inginkan , tentunya tak banyak yang aku inginkan selain dari berusaha menjadi seorang diri
yang berjiwa besar dan menjalankan misi yang sangat besar. Yaitu berdakwah menyampakan risalah ilahi dan mengabdi di bumi
Pertiwi.
Kurang lebih baru hampir 4 tahun aku menikmati
perjuangan di almamater ini, suka duka ku syukuri karena hidup memang terkadang tak selamanya
di hiasi dengan pelangi, adakalanya kita akan menemukan duri. Aku tak bisa mencurahkan rekam jejak yang sangat lengkap ,cukup
sekelumit saja mudah mudahan manfaat.
Waktu fajar menjadi tanda untuk Start untuk
mewujudkan mimpi, wajah anak anak SMA yang nampak segar meskipun terlihat ada
rasa kantuk di mata nya, hingga matahari terbit, ku bersama mereka mengeja kitab Al-Quran yang
mulia. Hingga matahari tampak naik ku langkahkan kaki, ku beranikan jiwa, ku
siapkan segenap kemampuan, ku setorkan ayat demi ayat yang telah aku hafalkan
,hingga akhir nya aku mampu mengakhatamkan dari setiap juz nya. Hal yang paling membahagiakan dalam hidup ku itu ketika diriku
berhasil mengakhatamkan semuanya. Ku
lanjutkan cerita, teriknya matahari tak menjadi alasan untuk ku, untuk tidak
bersemangat Tolabul ilmi dan menjalankan tridarma perguruan tinggi, setiap SKS
nya ku nikmati sepenuh hati ,bersama kawan kawan yang tangguh ,dan dosen yang
hebat dan berilmu.
Tak hanya demikian banyak sekelumit kenangan
dan pengalaman yang tak akan terlupakan ,bahkan mungkin maut memisahkan. Ketika
aku di utus menjadi delegasi ajang dari setiap perlombaan ,bukan hadiah dan
prestasi yang Ku inginkan namun ku berusaha untuk mensyiarkan apa yang ku
hafalkan, meskipun banyak sekali kekurangan.
Para pembaca yang Budiman, salah satu
kebahagiaan itu ketika kita mampu berusaha menjadi manusia yang mempunyai nilai
manfaat bagi yang lain ,karena manusia di Ciptakan bukan sekedar untuk hidup
,namun di ciptakan untuk hidup dan membawa kehidupan,kemanfaatan,dan peradaban.
Salah satu hal yang tak pernah di dugaan di almamater ini ketika aku mendapat
amanah dan tanggung jawab yang besar di organisasi bukan tujuan untuk popularitas semata namun
untuk berusaha supaya hidup menjadi lebih bernilai.
Duhai sob, di tempat ini juga ku menemukan
para kesatria hebat yang sangat berjasa dalam membangun negeri, ya jelas sekali
mereka adalah guru guru ku yang hebat, meskipun aku baru 4 tahun di tempat itu
namun begitu terasa mereka seperti layak nya orang tua ku, semua petuah dan
kasih sayang nya begitu tulus, dari mulai sosok Kadiv perguruan tinggi yang
dalam ilmu nya dan tawadhu hatinya, sosok menginspirasi rektor ku yang luas
akan ilmu dan pengalaman namun hatinya begitu lembut dan mengayomi siapapun
yang ada di depan nya.
Demikian rangkuman kisah yang bisa ku sajikan,meskipun tak lengkap
dari setiap episode kehidupan ,mudah mudahan jadi bahan untuk renungan dan saling berbagi pengalaman. Karena disini ku
banyak sekali menemukan banyak kenikmatan dan keajaiban .
Ketika aku menghafal kalam-Nya, ku temukan banyak kenikmatan
Ketika aku berusaha mendalami ilmu nya, ku serasa menyelami samudra
yang sangat luas dan dalam.
Ketika aku berjuang di Medan dakwah dan organisasi ,ku temukan arti
hidup yang sesungguhnya.
Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri anda ,untuk berjuang
bersama, dan sukses bersama ,di STIQ AL-MULTAZAM
"SALAM MAHASISWA"
"DARI KUNINGAN UNTUK DUNIA"
-Silahkan kunjungi Website kami : stiq-almultazam.ac.id
-segera daftarkan diri anda di : stiqalmultazam.siakad.net/pmb
-Link Youtube : www.youtube.com/stiqalmultazamofficial
POTRET KAMI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar